Kopi hitam
yang terasa pahit obat pembicaraan kita saat senja datang.
Rokok yang
menyesakkan menjadi memandu bahasa kita.
Lampu bulat
yang menjadi penerangan jalan.
Alunan
ratusan kendaraan bag alunan musik yang nyaman ditelinga.
Lepaskan
istri lupakan anak.
Berkumpul
hanya untuk menghabiskan waktu.
Waktu yang
tidak dapat diberikan kepada istri.
Waktu yang
tak sempat bermain dengan anak.
24jam waktu
yang sangat diberikan oleh Tuhan dan terasa sangat singkat.
9jam waktu
meninggalkan rumah masihlah tersisah.
8jam waktu
istirahat yang terasa cukup.
7jam waktu
untuk keluarga yang terasa berlebihan.
Rinduku kepada
temanku lebih terasa.
Rinduku
kepada perbincangan hangat lebih menyentuh.
Rinduku
kepada hangatnya tawa dikala petang lebih indah.
Hingga tidak
terasa rinduku kepada anak dan istri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar