Rabu, 18 Mei 2016

Kopi hitam yang terasa pahit obat pembicaraan kita saat senja datang.
Rokok yang menyesakkan menjadi memandu bahasa kita.
Lampu bulat yang menjadi penerangan jalan.
Alunan ratusan kendaraan bag alunan musik yang nyaman ditelinga.

Lepaskan istri lupakan anak.
Berkumpul hanya untuk menghabiskan waktu.
Waktu yang tidak dapat diberikan kepada istri.
Waktu yang tak sempat bermain dengan anak.

24jam waktu yang sangat diberikan oleh Tuhan dan terasa sangat singkat.
9jam waktu meninggalkan rumah masihlah tersisah.
8jam waktu istirahat yang terasa cukup.
7jam waktu untuk keluarga yang terasa berlebihan.

Rinduku kepada temanku lebih terasa.
Rinduku kepada perbincangan hangat lebih menyentuh.
Rinduku kepada hangatnya tawa dikala petang lebih indah.

Hingga tidak terasa rinduku kepada anak dan istri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar